Mengenai Saya

Foto saya

Jual Beli Sewa Properti Di Lippo Karawaci Dan Sekitarnya

Selasa, 25 Februari 2014

MODUS PARA PENGEMBANG MEMASARKAN PROPERTI

Supaya propertinya laku, para pengembang tak segan-segan melakukan berbagai upaya untuk meyakinkan calon pembeli. Berbagai moduspun ditempuh.

Modus pertama : Pengembang membangun 2 cluster ( baca : klaster ) perumahan. Sebut saja cluster A dan cluster B. Masing-masing cluster dibangun 100 unit rumah. Kemudian pengembang mencetak brosur yang kalimatnya berbunyi ' Cluster A sudah habis terjual ( Sold Out ) dan cluster B sudah terjual 90% '. Logikanya, tanpa promosipun, cluster-clusternya sudah laku keras. Lantas untuk apa menghambur-hamburkan uang untuk mencetak brosur, membuat spanduk dan terkadang malah pameran di mal-mal.

Modus kedua : Mirip dengan modus pertama. Hanya saja, kalimat ' Sudah terjual 90 % ' diganti dengan ' Tersisa 10 unit '.

Modus ketiga : Kita sering menonton di televisi, pengembang yang dengan bangga mengklaim cluster ataupun apartemen yang mereka pasarkan ludes terjual dalam 2 jam. Fakta sesungguhnya, sebagian rumah maupun apartemen yang terjual jatuh ke tangan para spekulan yang notabene adalah orang-orang dekat mereka sendiri.

Setelah diborong kemudian dijual dalam bentuk secondary. Harga perunitnyapun bisa naik berlipat-lipat dari harga primary.

Modus keempat : Memberi diskon harga untuk pembelian unit di akhir pekan dan mengatakan kepada calon pembeli ' Sekaranglah waktu yang tepat untuk membeli rumah dan apartemen karena harga akan naik hari Senin '. Saking seringnya modus ini dilakukan sampai ada lelucon di kalangan masyarakat yang mengatakan ' Jangan beli rumah di hari Senin karena harga naik'.

Modus kelima : Pengembang melibatkan nama artis. Pengembang mengatakan si Anjas sudah membeli 2 unit rumah di cluster ini dan si Tora sudah membeli 1 unit apartemen di lantai sekian. Padahal semuanya bohong. Si artis tak pernah membeli rumah maupun apartemen di situ. Para pembeli rumah dan apartemen pada akhirnya hanya gigit jari karena impian bertetangga dengan artis idolanya tak pernah jadi kenyataan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar